Bicara tentang Lionel Messi, hal pertama yang sering muncul di benak banyak orang adalah keajaiban di atas lapangan. Dribelnya memukau, tendangannya akurat, dan insting sepak bolanya luar biasa. Namun di balik semua itu, banyak yang penasaran dengan tinggi badan Messi yang kerap disebut di bawah rata-rata pemain sepak bola profesional. Apakah tinggi tubuhnya memengaruhi performa di lapangan? Mari kita bahas secara lengkap dalam artikel ini.
Berapa Sebenarnya Tinggi Badan Messi?
Pertanyaan tentang tinggi badan Messi sering muncul di kalangan penggemar. Berdasarkan data resmi dari klub Inter Miami dan FIFA, tinggi Lionel Messi adalah 170 cm atau sekitar 5 kaki 7 inci. Namun, beberapa sumber lain menyebutkan sedikit variasi antara 168 cm hingga 170 cm tergantung metode pengukuran.
Meski tidak tergolong tinggi untuk ukuran pesepak bola dunia, hal ini sama sekali tidak menjadi hambatan baginya. Justru, tubuh mungil itu memberi keuntungan dalam hal kecepatan, kelincahan, dan keseimbangan saat mengontrol bola.
Perbandingan Tinggi Badan Messi dengan Pemain Dunia Lain
Agar bisa melihat lebih jelas bagaimana posisi Messi di antara pesepak bola dunia, berikut perbandingan tinggi tubuhnya dengan pemain top lainnya:
| Nama Pemain | Tinggi Badan |
|---|---|
| Lionel Messi | 170 cm |
| Cristiano Ronaldo | 187 cm |
| Neymar Jr | 175 cm |
| Kylian Mbappé | 178 cm |
| Diego Maradona | 165 cm |
Dari tabel tersebut, terlihat bahwa Messi bukanlah pemain dengan postur tinggi. Namun, jika dibandingkan dengan legenda lain seperti Maradona, tinggi Messi masih tergolong normal untuk ukuran pemain bertipe dribbler.
Faktor Genetik dan Perawatan Medis di Masa Kecil
Banyak yang tidak tahu bahwa tinggi badan Messi sempat menjadi masalah besar ketika ia masih kecil. Saat berusia 11 tahun, Messi didiagnosis mengalami defisiensi hormon pertumbuhan (Growth Hormone Deficiency / GHD). Kondisi ini membuat tubuhnya tidak berkembang sebagaimana anak-anak seusianya.
Pengobatan untuk kondisi tersebut sangat mahal. Namun, klub FC Barcelona bersedia menanggung biaya perawatannya ketika Messi bergabung dengan akademi La Masia pada usia 13 tahun. Berkat terapi hormon dan latihan intensif, tingginya bertambah hingga mencapai 170 cm.
Menurut Dr. Jordi Roca, spesialis endokrinologi di Spanyol, terapi hormon yang dijalani Messi berlangsung selama beberapa tahun dan sangat berhasil. Ia menyebutkan bahwa tanpa pengobatan itu, tinggi Messi mungkin hanya sekitar 150–155 cm saat dewasa.
Bagaimana Tinggi Badan Messi Mempengaruhi Gaya Bermainnya
Meski tidak tinggi, Messi justru memanfaatkan tubuhnya dengan sangat efektif. Tinggi badan yang relatif pendek membuat pusat gravitasi tubuhnya rendah, sehingga ia lebih seimbang saat berlari atau menggiring bola di antara lawan.
1. Pusat Gravitasi yang Rendah
Tinggi badan yang rendah membuat Messi lebih stabil saat bergerak cepat. Ketika pemain lain kehilangan keseimbangan, Messi tetap tegak dan mampu mempertahankan bola bahkan saat ditekan lawan.
2. Akselerasi dan Pergerakan Cepat
Dengan berat badan ideal sekitar 72 kg, Messi mampu menghasilkan akselerasi luar biasa dalam jarak pendek. Gaya berlari pendek dan cepat membuatnya sulit dihentikan.
3. Dribel yang Efisien
Tubuh yang kompak membuat gerakan dribelnya lebih efisien. Bola selalu dekat dengan kakinya, membuat lawan kesulitan merebutnya tanpa melakukan pelanggaran.
4. Kekuatan Otot dan Daya Tahan
Meski kecil, Messi memiliki otot kaki yang kuat. Itu terbukti dari kemampuannya menahan tekel keras tanpa kehilangan kendali bola. Postur rendah juga membuatnya lebih tahan terhadap benturan.
Pendapat Para Ahli Sepak Bola
Menurut analis olahraga asal Inggris, Gary Neville, tinggi badan Messi justru menjadi keunggulan unik. Ia berkata, “Messi tidak membutuhkan tubuh besar untuk mendominasi permainan. Ia mendominasi dengan otak dan sentuhan.”
Sementara pelatih legendaris Pep Guardiola pernah menyebut bahwa Messi adalah contoh sempurna bagaimana ukuran tubuh tidak menentukan kemampuan seorang pemain. “Messi membuktikan bahwa kecerdasan bermain jauh lebih penting daripada tinggi badan,” ujar Guardiola.
Statistik yang Membuktikan Dominasi Messi
Walau hanya setinggi 170 cm, statistik Messi tidak kalah dari pemain bertubuh besar. Berikut beberapa pencapaiannya:
- 8 Ballon d’Or (terbanyak dalam sejarah hingga 2023)
- Lebih dari 800 gol dalam karier profesional
- Juara Piala Dunia 2022 bersama Argentina
- Top assist provider di banyak kompetisi Eropa
Data ini membuktikan bahwa ukuran tubuh bukanlah faktor utama dalam menentukan kesuksesan seorang pesepak bola. Messi mengandalkan teknik, kecerdasan, dan konsistensi.
Tinggi Badan dan Psikologi Messi
Selain aspek fisik, tinggi badan Messi juga membentuk mentalitasnya. Karena sering diremehkan saat kecil, Messi tumbuh dengan tekad besar untuk membuktikan diri. Ia belajar mengandalkan skill, kecepatan berpikir, dan intuisi.
Menurut psikolog olahraga, Dr. Simon Clarke, faktor seperti rasa minder justru menjadi bahan bakar emosional bagi atlet seperti Messi. “Dia belajar bahwa keterbatasan bisa menjadi kekuatan. Tingginya mungkin kecil, tapi ambisinya sangat besar,” jelas Clarke.
Apakah Tinggi Badan Penting dalam Sepak Bola?
Secara umum, tinggi badan bisa memberi keuntungan dalam aspek tertentu seperti duel udara atau jangkauan kaki. Namun, sepak bola modern membuktikan bahwa teknik, visi, dan kerja sama tim lebih berpengaruh.
Messi, Maradona, dan bahkan Andrés Iniesta adalah contoh nyata bahwa pemain bertubuh pendek bisa menjadi legenda. Kelebihan mereka bukan di postur, melainkan di pemahaman permainan dan kemampuan teknis.
Selain itu, pemain pendek biasanya memiliki koordinasi tubuh lebih baik dan bisa beradaptasi cepat terhadap perubahan situasi di lapangan.
Perbandingan Gaya Bermain: Messi vs Ronaldo
Banyak yang membandingkan Messi dan Cristiano Ronaldo, dua pemain terbaik sepanjang masa. Salah satu perbedaan mencolok adalah tinggi badan.
| Aspek | Lionel Messi | Cristiano Ronaldo |
| Tinggi Badan | 170 cm | 187 cm |
| Gaya Bermain | Dribel cepat, kontrol bola, visi tajam | Lompatan tinggi, kekuatan fisik, penyelesaian tajam |
| Kelebihan | Keseimbangan dan kreativitas | Kekuatan dan kecepatan |
Meski berbeda, keduanya sama-sama sukses karena memanfaatkan potensi masing-masing. Ronaldo menggunakan tubuh tinggi dan atletisnya untuk mendominasi udara, sedangkan Messi mengandalkan teknik dan visi luar biasa.
Opini Pribadi: Kunci Keberhasilan Messi
Menurut saya, tinggi badan Messi justru membuatnya unik. Ia membuktikan bahwa ukuran tidak menentukan kualitas. Dengan tubuh yang lebih kecil, ia bisa bergerak lebih cepat dan mengubah arah secara tiba-tiba — hal yang sulit dilakukan oleh pemain bertubuh tinggi.
Messi juga menginspirasi banyak anak muda bertubuh mungil yang ingin menjadi pesepak bola. Ia membuktikan bahwa yang terpenting bukan tinggi badan, melainkan kerja keras dan ketekunan.
Fakta Menarik Tentang Tinggi Badan Messi
- Saat bergabung dengan Barcelona, tinggi Messi baru 140 cm.
- Terapi hormon pertumbuhan yang ia jalani memakan biaya sekitar $1.000 per bulan.
- Messi dikenal memiliki ukuran sepatu 8,5 US, relatif kecil untuk pemain sepak bola.
- Tinggi badan Messi sama dengan rata-rata pria Argentina.
- Banyak ilmuwan olahraga menjadikan Messi sebagai contoh penelitian tentang efektivitas postur rendah dalam olahraga cepat.
Kesimpulan
Dari pembahasan di atas, jelas bahwa tinggi badan Messi bukanlah penghalang bagi kesuksesannya. Justru, tubuhnya yang tidak terlalu tinggi memberi keuntungan besar dalam hal kelincahan, keseimbangan, dan kontrol bola. Messi adalah bukti nyata bahwa ukuran tidak menentukan kemampuan.
Sebagai pemain legendaris dengan karier lebih dari dua dekade, ia menunjukkan bahwa kecerdasan, dedikasi, dan visi jauh lebih penting dari sekadar fisik. Jadi, bagi kamu yang mungkin merasa kurang tinggi, ingatlah bahwa Messi mencapai puncak dunia bukan karena posturnya, melainkan karena kerja keras dan keyakinan diri.










Leave a Reply